LIFE SKILL REMAJA DALAM PENCEGAHAN HIV/AIDS

Authors

  • Irma Darmawati Universitas Pendidikan Indonesia (Scopus ID : 57214755783 Sinta ID : 6725313)
  • Dhika Dharmansyah Universitas Pendidikan Indonesia
  • Linlin Lindayani STIKep PPNI Jawa Barat
  • Ririn Alfyani STIKep PPNI Jawa Barat

DOI:

https://doi.org/10.33755/jkk.v7i1.198

Keywords:

HIV/AIDS, Life Skill, Remaja

Abstract

Latar Belakang: Masa remaja merupakan periode terjadinya pertumbuhan dan perkembangan yang pesat baik secara fisik, psikologis, maupun intelektual. Upaya kecakapan remaja dalam pencegahan HIV/AIDS penting untuk diperhatikan sebab ini dapat menekan laju pertumbuhan HIV/AIDS itu sendiri.  Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya kecakapan hidup (life skill) remaja dalam pencegahan HIV/AIDS. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif secara kuantitatif menggunakan rancangan cross sectional. Dilakukan dengan subjek penelitian 610 remaja SMK di Bandung yang ditentukan dengan teknik total sampling. Pengumpulan data dengan kuesioner Life Skill Training Questionaire High School dan analisa data dengan distribusi frekuensi. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan 52% remaja memiliki upaya kecakapan hidup yang baik dengan mean 90.63 ±10.79. Kesimpulan: Pihak sekolah perlu memberikan pengarahan, informasi, serta edukasi mengenai upaya kecakapan hidup bagi remaja agar memiliki upaya kecakapan hidup yang baik dalam pencegahan HIV/AIDS.

References

Agustiani, H. (2009). Psikologi Perkembangan (Pendekatan Ekologi Kaitannya dengan Konsep Diri dan Penyesuaian Diri pada Remaja). Bandung: Refika Aditama.

Anwar. (2012). Pendidikan Kecakapan Hidup (Life Skill Education). Bandung: Alfabeta.

Arikunto. (2013). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Darmawati, I., & Yuniar, D. (2018). Emotional Quotient Remaja Kota Bandung. Jurnal Pendidikan Keperawatan Indonesia, 4(1), 52-59.

Darmawati, I., Nurlita, L., & Ropi, H. (2020). Pengetahuan Remaja Tentang Konsumsi Alkohol. Interest: Jurnal Ilmu Kesehatan, 9(2), 134-141.

Depdiknas. (2007). Pendidikan Kecakapan Hidup Untuk Pencegahan HIV Dan AIDS (M. dr.Widaninggar W, Ed. Ed.). Senayan, Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.

Depkes, R. (2003). Pedoman Nasional Perawatan, Dukungan dan Pengobatan bagi ODHA. Buku Pedoman untuk Petugas Kesehatan dan Petugas lainnya.

Economic and Social Commission for Asia and the Pacific (ESCAP). (2009). Strengthening Life Skills for Positive Youth Health Behavior. An overview and discussion paper. United Nations.

Griffin K, W., Botvin G, j., & Tracy R., N. (2006, April). Effects Of a School-Based Drug Abuse Prevention Program For Adolescent on HIV Risk Behavior in Young Adulthood.

Haringi, Yuniar, & Jufri. (2016). Gambaran Perilaku Siswa Dalam Upaya Pencegahan HIV/AIDS di Wilyah Kota Kendari.

Hermawati, P. (2011). Hubungan persepsi odha terhadap stigma haiv/aids masyarakat dengan interaksi sosial pada odha.

Hurlock, B. E. (1973). Adolescent Development: McGraw-HiII Inc.

Kemenkes RI. (2014). Situasi dan Analisis HIV AIDS.

Kemenkes RI . (2015). Kerangka Sustainable Development Goals (SDGs). Jurnal ilmiah kebidanan Aisyiah, 4.

Kemenkes RI. (2015). Pedoman Manajemen Program Pencegahan Penularan HIV & Sifilis dari Ibu ke Anak.

Kemenkes.RI. (2017). Laporan situasi perkembangan HIV-AIDS & PIMS di Indonesia.

Lerner, Richard. M., & Hultsch David F. (1983). Human Development a Life - Span Perspective. McGraw-HII Inc.

Mahdiana, R. (2010). Mengenal, Mencegah & Mengobati Penularan Penyakit dari Infeksi. Yogyakarta: Citra Pustaka.

Mohammad, K., Farahani, F. K. A., Mohammadi, M. R., Alikhani, S., Zare, M., Tehrani, F. R., . . . Ghanbari, H. (2007). Sexual risk-taking behaviors among boys aged 15–18 years in Tehran. Journal of Adolescent Health, 41(4), 407-414.

Notoatmodjo, S. (2012). Metode Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Nursalam dan Kurniawati, N. (2007). Asuhan Keperawatan pada Pasien Terinfeksi HIV/AIDS. Jakarta: Salemba Medika.

Piaget, J. (1932). The Moral Judgment of the Child (T. Kegan Paul, Trubner and Co Ed.). London.

Purnama, H., Darmawati, I., & Lindayani, L. (2018). The Effectiveness of Skills for Adolescents with Healthy Sexuality (SAHS) Program on Reducing the Risk of HIV Transmission among Adolescents. INDONESIAN NURSING JOURNAL OF EDUCATION AND CLINIC (INJEC), 3(1), 1-8.

Riyanto, A. (2011). Metedologi Penelitian Statistik. Bandung: Alphabeta.

Setiadi. (2013). Konsep dan Praktik Penulisan Riset Keperawatan. Yogyakarta: Graha Ilmu

Setyoadi dan Endang. T . (2012). Strategi Pelayanan Keperawatan Bagi Penderita AIDS. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Sugiyono. (2013). Metode Penelitiab Kuantitatif Kualitatif dan R & D. Bandung: Afabeta.

Sulistianingrum. (2016, April). Upaya Kecakapan Hidup (Life Skill) Pada Remaja SMP Muhammadiyah 2 di Surakarta.

Syaiful, P. (2000). Pers Meliput AIDS. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan.

WHO. (2007). PENDIDIKAN KECAKAPAN HIDUP UNTUK PENCEGAHAN HIV DAN AIDS.

WHO. (2019). Publications on HIV surveillance.from.https://www.who.int/hiv/data/en/

Yulandari, R. d. (2014). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Perilaku Pencegahan HIV/AIDS pada Remaja di SMAN 9 Banjarmasin.

Published

2021-01-31