PERAWATAN DIRI LANSIA HIPERTENSI DI KELURAHAN CIREJAG KARAWANG

Irma Darmawati, Doni Dulgani

Abstract


Pendahuluan: Hipertensi merupakan penyakit dengan prevalensi yang tinggi pada kelompok lansia. tanda dan gelaja yang muncul akibat hipertensi mengakibatkan perubahan pada pemenuhan perawatan diri lansia. Perawatan diri lansia hipertensi meliputi upaya pengukuran tekanan darah secara teratur, minum obat secara teratur, berolahraga, mandi, mencuci tangan, menggunting kuku, menyikat gigi, keramas, serta mengurangi konsumsi garam. Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif kuantitatif dengan jumlah sample 95 orang, menggunakan teknik probability sampling dengan metode simple random sampling. Hasil: setengahnya responden (53,3%) memiliki perawatan diri yang baik. dengan indikator perawatan diri tertinggi pada poin kebersihan diri sebesar 98.8% (keramas, dan sikat gigi), namun paling rendah pada kebiasaan minum obat hipertensi dan kebiasaan makan rendah garam (57%). Diskusi: Hasil yang rendah dalam upaya perawatan inti pada lansia hipertensi terkait minum obat hipertensi dan pola makan rendah garam menunjukan masih kurangnya pengelolaan diri lansia dalam melaksanakan pengendalian hipertensi yang berakibat pada komplikasi penyakit lainnya. Saran : peneliti merekomendasikan pihak puskesmas untuk lebih aktif dalam upaya pelaksanaan program pengendalian hipertensi melalui pendekatan GERMAS dan CERDIK yang digalakan oleh kementrian kesehatan Republik Indonesia.

Keywords


Hipertensi, Lansia, Perawatan-Diri.

Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.33755/jkk.v5i1.157

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

This journal (p-ISSN : 23548428  e-ISSN : 25988727) is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

View Our Statistics